Permohonan Subdomain dan Hosting OPD

Print

Nama domain instansi pemerintahan telah diatur dalam Peraturan Menteri KOMINFO RI Nomor 5 Tahun 2015 Tentang Registrar Nama Domain Instansi Penyelenggara Negara, dan untuk lingkup Pemerintah Kabupaten Tegal telah memiliki domain resmi yaitu tegalkab.go.id sebagaimana telah ditetapkan dengan Keputusan Bupati Tegal Nomor 555/548/2013 Tentang Penetapan Domain Website Pemerintah Kabupaten Tegal, maka bagi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal yang akan membuat/membangun website atau aplikasi sistem informasi berbasis web dapat mengajukan permohonan subdomain sekaligus hosting kepada Dinas KOMINFO Kabupaten Tegal dengan tahapan/alur sebagai berikut:

I.   Tahapan/alur

  1. Perangkat Daerah (pemohon) mengajukan permohonan subdomain dan hosting kepada Kepala Dinas KOMINFO (contoh surat 1 - website <> contoh surat 2 - aplikasi SI), dengan melampirkan:
    • Kode sumber/source code dan database aplikasi/website.
    • SK Kepala OPD tentang Tim Pengelola Aplikasi/Website.
    • Laporan/dokumentasi pembuatan Aplikasi/Website (sekurang-kurangnya meliputi jenis layanan, perancangan, spesifikasi teknis, sasaran, dan output, serta jika aplikasi dibuat oleh pihak ketiga/penyedia jasa maka mencantumkan juga data pihak ketiga/penyedia jasa tersebut).
  2. Kepala Dinas KOMINFO memberikan disposisi kepada tim teknis internal untuk memfasilitasi.
  3. Tim teknis internal melakukan analisa permohonan.
  4. Jika permohonan disetujui, maka akan dibuatkan subdomain dan disediakan hosting pada datacenter untuk menampung data website atau aplikasi.
  5. Dinas KOMINFO mengirimkan surat balasan kepada pemohon terkait status permohonan.

Catatan: Bahwa pada poin no. 3, analisa yang dilakukan termasuk didalamnya melakukan vulnerability assessment dan melakukan penetration test, namun dikarenakan keterbatasan teknis Dinas KOMINFO saat ini belum dapat melakukan proses vulnerability assessment dan penetration test.

II.  Lama Proses

1 - 2 hari (jika tidak termasuk proses analisa : vulnerability assessment dan penetration test).

III. Biaya

Tidak ada biaya.